PASAR TRADISIONAL SOKOGURU EKONOMI NASIONAL YANG PUNYA DAMPAK SISTEMIK UNTUK RAKYAT KECIL, TAPI NGGAK PERLU BAIL OUT ATAU SUBSIDI UNTUK PENGEMBANGANNYA.... YANG DIINGINKAN HANYA PERLAKUAN YANG ADIL...
Mengembangkan kembali pasar tradisional dan menjadikannya pasar yang bersih, nyaman, aman dan memiliki nilai tambah bagi semua pedagang, pembeli dan stakeholder lainnya. Hasil yang diharapkan:Menciptakan ... more >>
News
Source: swa.co.id
Date: 08 August 2012
Investasi US$ 40 Juta, Itqoni Revitalisasi 3 Pasar Tradisional

Itqoni Group terus melakukan pembenahan pasar tradisional di
Indonesia. Pengembang yang mengkhususkan diri dalam pembangunan pasar
tradisional itu mendapat fasilitas pembiayaan dari Exim Bank of Malaysia
sebesar sebesar US$25 juta.


Menurut Irwan Khalis, Direktur Utama PT Inspirasi Jelas Itqoni, dana
tersebut akan digunakan untuk pembenahan tiga pasar tradisional, yaitu
pasar tradisional  Batu Malang, Cikampek dan Karawang, Jawa Barat. Total
pedagang dari ketiga pasar tersebut sekitar 5.500 pedagang.


Irwan menambahkan, total dana yang dibutuhkan revitalisasi ketiga
pasar sekitar US$ 40 juta, dengan rincian untuk pembangunan pasar
Karawang dibutuhkan dana (US$6 juta), Cikampek (US$4 juta) dan Batu
(US$15 juta). Pembiayaan itu berasal dari pinjaman Exim Bank of Malaysia
dan sisanya US$ 15 juta akan diambilkan dari kas internal induk PT
Panglima Capital Itqoni.


“Pembangunan satu pasar (Cikampek) sudah dimulai, sedangkan kedua
pasar baru akan dibangun September dan November (Batu dan Karawang)
tahun ini dan diharapkan selesai tahun depan,” ujar Irwan.


Sebelum merevitalisasi ketiga pasar tersebut, Itqoni Group telah
menyelesaikan pembangunan  dua pasar tradisional lainnya, yaitu di
daerah Johar Baru, Jakarta Pusat dan Rangkasbitung, Lebak, Banten. Untuk
pembangunan kedua pasar tersebut Itqoni Group mendapat  pembiayaan dari
Maybank sekitar US$ 10 juta.


Kedua pasar tersebut sudah rampung dan cukup sukses. Hal ini mungkin
yang membuat Exim Bank of Malaysia percaya untuk memberikan pinjaman
pada Itqoni Group. “Bagi kami, ini merupakan sebuah  kepercayaan, karena
setelah tiga pasar ini rampung, masih banyak proyek pasar tradisional
yang harus direvitalisasi, jumlahnya sekitar 13 ribu pasar tradisional
di Indonesia,” kata Irwan.


Irwan
menambahkan, saat ini beberapa proyek baru yang sedang dilirik adalah
revitalisasi beberapa pasar seperti pasar tradisional di Bandung,
Balikpapan, Samarinda, Pekanbaru danBukittinggi.


Apalagi pasar tradisional sudah eksis puluhan tahun karena memiliki
konsumen tetap, sehingga infrastrukturnya perlu diperbaiki untuk
memberikan kenyamanan pada konsumenya. “Pasar tradisional di Indoensia
memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata
seperti pasar tradisional di beberapa kota pariwisata di Indonesia
seperti Pasar Sukowati di Bali dan Pasar Beringharjo di Yogyakarta,”
katanya.


Diakui Irwan,  untuk melakukan revitalisasi pasar tradisional
biasanya sensitif, namun ia memastikan dalam hal revitalisasi pasar yang
dilakukan Itqoni Group, pihaknya tidak akan menggusur para pedagang
yang sudah ada. Bahkan Itqoni menggandeng pemerintah daerah dan para
pedagang agar pasar tradisional yang direvitalisasi agar  tetap dapat
mensejahterakan para pedagang.


Dengan harga Rp 60 juta- 90 juta/unit (tergantung luasnya 4-6 meter
persegi) atau Rp 12 juta-17 juta/meter, uang muka sekitar 20-30% dari
harga jual, nantinya kios-kios ini bisa dicicil harian oleh para
pedagang yang akan menempati pasar yang sudah direvitalisasi, besarnya
cicilan Rp 30 ribu/hari untuk jangka waktu 5 tahun. “Dengan model
seperti lebih meringankan pedagang daripada harus mengangsur tiap
bulan,” tutur Irwan. (EVA)

   
PT Bina Warga Itqoni, Graha Mandiri Lt.26, Jl. Imam Bonjol No.61 Jakarta Pusat 10310
Telp. (+6221) 3155725 Fax. (+6221) 2302195 Email: info@itqoni.co.id
Copyright © 2010