PASAR TRADISIONAL SOKOGURU EKONOMI NASIONAL YANG PUNYA DAMPAK SISTEMIK UNTUK RAKYAT KECIL, TAPI NGGAK PERLU BAIL OUT ATAU SUBSIDI UNTUK PENGEMBANGANNYA.... YANG DIINGINKAN HANYA PERLAKUAN YANG ADIL...
Mengembangkan kembali pasar tradisional dan menjadikannya pasar yang bersih, nyaman, aman dan memiliki nilai tambah bagi semua pedagang, pembeli dan stakeholder lainnya. Hasil yang diharapkan:Menciptakan ... more >>
News
Source: Novaeny Wulandari
Date: 01 August 2012
Rp 1 M untuk Pengembangan Delapan Pasar Tradisional


Jakarta –
Pengembangan delapan pasar tradisional di tahun 2012 menelan biaya hampir Rp 1
miliar.



Menurut direktur
Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Wilfried H Purba, dana yang berasal
dari APBD itu digunakan untuk perbaikan drainase, pembangunan tempat sampah,
dan pembangunan lingkungan bersih di area pasar tradisional.



“Untuk
pasar-pasar tradisional itu lumayan. Itu kita harapkan nanti yang mengerjakan
orang pasar juga. Dari mereka sendiri yang merencanakan, dan mereka sendiri
yang melaksanakannya pengadaannya. Tapi kita arahkan, jangan nanti 45 jutanya
jadi beli hape, tidak boleh. Tapi yang terkait dengan kesehatan. Perilaku hidup
bersih dan sehat tadi, contohnya tempat sampah. Ada di Sragen, sampahnya diolah
menjadi kompos.”



Wilfried
menambahkan, fasilitas kesehatan harus ada dalam pengembangan pasar
tradisional. Nantinya fasilitas kesehatan itu bakal bekerjasma dengan puskesmas
setempat. Ia juga menghimbau para ibu rumah tangga untuk cerdas dalam memilih
dan memilah saat berbelanja di pasar tradisional.



   
PT Bina Warga Itqoni, Graha Mandiri Lt.26, Jl. Imam Bonjol No.61 Jakarta Pusat 10310
Telp. (+6221) 3155725 Fax. (+6221) 2302195 Email: info@itqoni.co.id
Copyright © 2010