PASAR TRADISIONAL SOKOGURU EKONOMI NASIONAL YANG PUNYA DAMPAK SISTEMIK UNTUK RAKYAT KECIL, TAPI NGGAK PERLU BAIL OUT ATAU SUBSIDI UNTUK PENGEMBANGANNYA.... YANG DIINGINKAN HANYA PERLAKUAN YANG ADIL...
Mengembangkan kembali pasar tradisional dan menjadikannya pasar yang bersih, nyaman, aman dan memiliki nilai tambah bagi semua pedagang, pembeli dan stakeholder lainnya. Hasil yang diharapkan:Menciptakan ... more >>
News
Source: inilah.com
Date: 01 August 2012
Pedagang Tradisional Keluhkan Ciamis Mall


Ciamis - Para
pedagang tradisional mengaku resah dan mengeluhkan dengan kehadiran Ciamis Mall
(CM) yang didirikan di pusat Kabupaten Ciamis.



Berdasarkan
informasi yang dihimpun, Ciamis Mall tersebut rencananya akan buka dalam waktu
dekat ini. Namun sejak dimulainya pembangunan hingga saat ini belum ada
sosialisasi dari pihak pemerintah Ciamis kepada para pedagang di pasar
tradisional Ciamis.



"Bangunan
megah yang terletak di jantung kota tersebut yang rencananya akan diberi nama
Ciamis Mall (CM), sudah membuat resah dan kecewa para pedagang di pasar
tradisional." ujar salah seorang pedagang Hanifah kepada wartawan, Sabtu
(21/7/2012).



Hanifah
mengatakan keberadaan pusat perbelanjaan di pasar tersebut akan mengancam para
pedagang tradisional, Pasalnya mereka memastikan akan kalah bersaing sehingga
akan mengurangi jumlah pelanggan yang biasa berbelanja di lingkungan pasar
tradisional.



"Hadirnya
mal di Pasar Ciamis itu akan mengancam para pedagang kecil, jadi Pemerintah
Ciamis diminta tidak mengeluarkan izin di pasar tersebut didirikan mal,"
tegasnya.



Selain itu,
menurut para pedagang tidak adanya sosialisasi terlebih dahulu dari pemerintah
pun sempat membuat pedagang kaget, bahkan Ketua Himpunan Pedagangan Pasar
Ciamis (HPPC) Didi Sukardi yang juga merupakan wakil Ketua DPRD Ciamis dinilai
tidak memperjuangkan para pedagang yang ada di pasar tradisional.



”Ketua HPPC itu
anggota dewan tapi seolah tidak melihat yang akan menjadi ancaman pedagang
tradisional jika Ciamis Mall berdiri yang jaraknya hanya satu meter dengan
pasar tradisional,” keluhnya.



Sementara itu,
Ketua Asosiasi Pedagang Kecil Ciamis Toni Setiawan meminta Pemkab agar lebih
selektif dalam memberikan izin pendirian pasar modern, yakni Ciamis Mall.



"Adanya
pasar modern hingga merambah sampai pelosok desa, secara langsung maupun tidak
langsung bisa membunuh perekonomian masyarakat kecil. Sekali lagi pemerintah
daerah harus lebih hati-hati dalam mengeluarkan izin," singkatnya.



Di lain pihak,
LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) menyatakan siap mengawal dan
memperjuangkan hak pedagang pasar tradisional Ciamis agar mereka tidak
mengalami kerugian dengan adanya Ciamis Mall yang dalam waktu dekat akan segera
diresmikan oleh Bupati Ciamis Engkon Komara.



”Kami siap mendampingi serta mengawal para
pedagang pasar tradisional untuk menolak keberadaan Ciamis Mall,” tegas Ketua
LSM GMBI Ciamis Iwan Restiawan.[jul]
   
PT Bina Warga Itqoni, Graha Mandiri Lt.26, Jl. Imam Bonjol No.61 Jakarta Pusat 10310
Telp. (+6221) 3155725 Fax. (+6221) 2302195 Email: info@itqoni.co.id
Copyright © 2010